Saturday, August 24

Maksud dan Arti dari Komponen Fast Moving pada Kendaraan beserta Contohnya

Komponen motor atau mobil terdapat klasifikasi tertentu, contoh salah satu yang biasa akrab di telinga kita adalah sebutan komponen fast moving.


Namun ternyata belum banyak yang tahu apa itu arti dan maksud dari komponen fast moving pada kendaraan motor maupun mobil.

Komponen fast moving pada istilah perbengkelan kendaraan bukan diterjemahkan sebagai komponen yang cepat geraknya semacam noken as atau kruk as, namun tepatnya memiliki maksud "cepat pergantiannya".

Contoh kecil dari komponen kendaraan cepat gantinya adalah seperti busi, kampas rem, filter oli, gear seat, atau van belt pada skutik.

Komponen-komponen fast moving memiliki usia pakai yang cenderung singkat, dan umumnya bengkel resmi atau bengkel umum selalu menyiapkan stoknya (reafy stock), sehingga konsumen tidak perlu inden.

Busi


Pertama busi. Komponen pemercik api di ruang bakar ini wajib diganti setiap 7.000-8.000 km sekali.

Bahkan pabrikan busi seperti NGK, menyarankan jadwal penggantian yang lebih cepat, yakni setiap 6.000 km sekali.

Dengan mengganti busi motor secara rutin, mencegah timbulnya polusi yang lebih banyak akibat pembakaran yang tidak sempurna.

Kampas Rem


Selanjutnya, menurut rekomendasi pabrikan motor, kampas rem wajib diganti setiap interval 12.000 km sekali.

Namun dalam prakteknya, biasanya kampas rem bisa lebih cepat diganti dari waktu yang disarankan.

Apalagi jika rem motor sering dipakai hardbrake

Oli Mesin dan Filter


Lalu untuk oli mesin, pabrikan merekomendasikan untuk diganti setiap interval 4.000 km sekali.

Dan filter olinya, setiap kelipatan 9.000 km.

Sama dengan filter oli, filter udara juga wajib diganti setiap 9.000 km sekali, supaya ruang bakar mendapat asupan udara yang bersih.

Rantai dan Gear set


Sedangkan untuk penyalur tenaga dari mesin ke roda belakang alias gear set, wajib diganti setiap kelipatan 15.000 km hingga 18.000 km.

Pada motor sport dan motor bebek, gear set wajib diganti setiap interval km tersebut agar performa motor tetap oke.

Jika rantai dan gear motor telat diganti, efeknya motor bisa jadi boros bahan bakar, timbul suara kasar dari area gear seat, dan jika kondisi kendurnya terus dibiarkan, bisa bikin bahaya karena rantai bisa putus sewaktu-waktu.

V-belt dan Kampas Kopling


Sedang untuk motor matik, van belt atau v-belt wajib diganti setiap 25.000 km sekali.

Terakhir, untuk kampas kopling (motor manual), harus diganti setiap 24.000 km sekali atau menyesuaikan tingkat keausannya.

Salah satu ciri kampas kopling aus, gigi gampang selip ketika mengoper persneling.

Selain itu, tarikan motor juga terasa loyo.

Nah itu dia yang dimaksud dengan komponen fast moving serta beberapa contoh spare parts klasifikasi fast moving. Semoga bermanfaat. OtoGrid

Silahkan tulis pertanyaan, saran, koreksi, laporan link mati pada kolom komentar di bawah.
Gunakanlah bahasa yang sopan, link aktif diperbolehkan selama disertai komen yang relevan.
Thanks
EmoticonEmoticon