Friday, October 9

Tips Cara Mengatasi Kinerja Smartphone Android yang Mulai Lemot (Obat Anti Lelet)

Catatandroid - tips mengantisipasi kinerja android yang mulai lemot. Spesifikasi smartphone android semakin kesini semakin tinggi dan menggiurkan untuk di miliki, namun jangan salah sobat smartphone dengan spesifikasi tinggi pun tetap akan masanya menjadi lemot karena berpengaruh dari perilaku pengguna smartphone itu sendiri.

Loh kok bisa? Smartphone walaupun memiliki spek tinggi layaknya kendaraan super cepat pun akan berkurang kinerjanya jika misal beban yang terlalu berat maupun kerak kotoran yang menumpuk pada mesin sehingga memperlambat laju maupun kinerja kedepannya, begitu juga smartphone android sehebat apapun spek smartphone yang di miliki jika penggunannya gemar "menyiksa" si smartphone dengan menjejalkan berbagai macam aplikasi tentu smartphone pun akan lebih bekerja keras dan berimbas pada kinerja smartphone itu sendiri.

Baca juga

cara menghilangkan lemot di android - catatandroid
Ilustrasi penghilang lag oleh newtecharticles

Berikut yuk kita bahas bersama tips mengatasi kinerja smartphone yang mulai lemot. ;)

Minim Aplikasi

Mungkin terlalu klise jika membaca point pertama ini karena jika kita memiliki smartphone tentu berkeinginan untuk menjajal berbagai macam aplikasi yang ada di playstore maupun aplikasi dari sumber aplikasi pihak ketiga lainnya. Tidak salah sebenarnya namun jika kita ingin kinerja smartphone menjadi lebih luwes dan baterai yang lebih awet tentu harus lebih selektif lagi dalam memasang aplikasi-aplikasi yang memang kita butuhkan untuk terpasang pada smartphone kita.

Gunakan Launcher yang Ringan

Launcher atau peluncur atau tampilan antar muka smartphone default yang menampilkan menu-menu aplikasi memiliki banyak jenis, variasi, dan fitur-fitur menarik lainnya, menyenangkan rasanya memiliki launcher dengan tampulan menarik dan memiliki banyak fitur pendukungnya, jangan lupa juga pilihlah launcher dengan besaran aplikasi yang tidak terlalu besar namun tetap memiliki tampilan menarik dan banyak fitur pendukungnya, Rekomendasi: apex, cm launcher, dan nova.

Hindari Aplikasi Pembersih

Aplikasi dengan fungsi pembersih smartphone sangat banyak beredar di playstore dan sumber aplikasi pihak ketiga lainnya, aplikasi pembersih ini sangat bermanfaat jika kita sesekali memasangnya untuk membersihkan "sampah-sampah" yang tersembunyi di smartphone, setelah menjalankan fungsinya di sarankan untuk mencopot atau memfreeze karena sifatnya yang berjalan di background dan selalu menginterupsi proses buka dan tutup aplikasi dengan dalih memperlancar namun pada kenyataannya malah memberatkan kinerja smartphone kita sendiri.

Gunakan Aplikasi Autostart Manager

Aplikasi autostart manager memiliki fungsi yaitu mengatur pemilihan jalannya aplikasi lain pada awal menghidupkan smartphone serta aplikasi yang berjalan di background. Aplikasi autostart sangat berguna dalam fungsinya memilih mengaktifkan atau menonaktifkan yang aktif pada start dan berjalan di background. Rekomendasi: Kingroot.

Hindari Tweak Menumpuk

Tweak layaknya jamu pada smartphone sangat bermanfaat untuk mendongkrak kinerja jika menemukan tweak yang cocok untuk di pasang. Saking banyaknya tweak yang beredar cobalah satu persatu dan rasakan yang paling cocok mendongkrak kinerja, pastikan tweak sebelumnya telah terhapus dan tidak tersisa sampahnya yang dapat mengganggu atau bentrok dengan tweak lainnya, jika kamu mau sedikit memahami bukalah isi dari tweak-tweak tersebut dan telusuri jalur serta valuenya yang di ubah karena terkadang tidak semua smartphone memiliki jalur dan value yang sama.

Dilema Xposed Framework

Xposed tentu bukan hal yang asing lagi dan merupakan kebutuhan bagi beberapa pengguna yang ingin developing android namun tidak mau repot dengan koding dan building. Xposed memilik banyak modul pendukungnya dengan bermacam fungsi dan kegunaan, di samping kegunaannya yang bermanfaat xposed juga tidak sedikit memakan dan membebani kinerja smartphone, gunakanlah dengan bijak dan pilih modul yang memang di butuhkan untuk smartphonemu.

Manfaatkan Pengaturan Developer Mode

Pada hampir semua smartphone ics+ memiliki menu pengaturan tersembunyi yaitu developer mode, menu ini dapat di aktifkan dengan menyentuh berulang ±7x pada build number di about phone. Beberapa menu developer mode yang dapat kita manfaatkan adalah animation scale, duration scale, background process limit, dont keep active, dan lainnya. Sobat dapat mengubah-ubah pengaturan di atas dan menemukan settingan yang di kira pas untuk mendongkrak kinerja yang kita inginkan.

Uninstall/Freeze/Disable Aplikasi Bloatware

Aplikasi bloatware merupakan aplikasi bawaan OEM atau vendor yang sengaja terpasang secara default pada system agar pengguna dapat melihat dan menggunakannya saat pertama kali smartphone di nyalakan, namun terkadang aplikasi bloatware ini sangat mengganggu dan dapat menguras daya serta kinerja smartphone itu sendiri. Pada masing-masing vendor memiliki aplikasi bloatware yang berbeda oleh sebab itu dalam menghapus atau freeze/disable aplikasi bloatware terlebih dahulu sobat untuk mencari informasi sesuai smartphone yang sobat gunakan aplikasi bloatware mana yang aman untuk di hapus.

---

Demikian beberapa tips dalam mengantisipasi dan menanggulangi kinerja smartphone android yang mulai lemot, sekali lagi jangan percaya sepenuhnya informasi di atas karena hanya berdasarkan dari pengalaman catatandroid sendiri sebagai pemula di dunia android, jika ada kekeliruan tolong masukan dan sarannya agar artikel ini dapat di koreksi.

Akhir kata keputusan tentu tergantung dari sobat catatandroid masing-masing, istilahnya "Hape aing kumaha aing!" Dan "Less is More", soo choice is in your hands!
Terima kasih telah membaca artikel tips cara mengantisipasi smartphone android yang lemot, semoga bermanfaat.
Catatandroid

Silahkan tulis pertanyaan, saran, koreksi, laporan link mati pada kolom komentar di bawah.
Gunakanlah bahasa yang sopan, link aktif diperbolehkan selama disertai komen yang relevan.
Thanks
EmoticonEmoticon