Lompat ke kontenLompat ke sidebarLompat ke footer

Review BukuKas dan BukuWarung Mana yang Terbaik?

Sebagai seorang pelaku usaha UMKM proses pembukuan transaksi keuangan merupakan faktor penting yang harus diberikan perhatian lebih, tujuannya tak lain agar setiap perputaran kas/uang yang terjadi dapat termonitor dan terperinci.

Review BukuKas dan BukuWarung

Pentingnya Aplikasi Pencatatan Keuangan UMKM

Dengan adanya laporan pembukuan arus kas yang rapih dan terperinci akan sangat bermanfaat jika sewaktu-waktu kita ingin mengetahui serta menganalisa kemana saja Omzet yang dipakai.

Jangan sampai kita mengalami kebingungan atau pertanyaan yang disebabkan oleh pengeluaran yang lebih besar daripada pemasukan, atau omzet yang habis padahal belum menikmati profitnya. Tak ingin mengalaminya bukan?

Tak hanya alur perputaran keluar masuk uang, adanya fitur pendukung tambahan seperti invoice otomatis, kemudahan transaksi antar Bank, catatan hutang piutang, infografis transaksi, dsb tentunya akan menjadi poin plus.

Mana Yang Terbaik BukuKas atau BukuWarung?

Segala fitur yang dapat memberikan kemudahan dan pengembangan bagi usaha UMKM pastinya sangat sayang untuk dilewatkan. Dibawah ini dua aplikasi catatan keuangan yang populer dipakai oleh para kalangan penggiat UMKM yakni Buku Warung dan BukuKas.

CatatanDroid akan mencoba untuk mereview keduanya, penasaran dengan ulasan perbandingan dari kedua aplikasi pembukuan keuangan UMKM gratis ini? yuk simak reviewnya dibawah ini.

Rating dan Pengguna

Penilaian pertama yang akan kita perhatikan jika ingin mendownload suatu aplikasi tentunya adalah rating dan juga jumlah penggunanya.

Semakin banyak jumlah download dan semakin tinggi rating tentunya akan lebih meyakinkan kita untuk segera mendownload serta ikut mencoba dan menggunakannya.

Aplikasi BukuKas saat artikel ini ditulis memiliki Rating 4,5 dengan jumlah download sebanyak 5 juta kali unduhan, tak beda jauh Buku Warung mencatatkan rating 4,4 dengan 6,5 juta jumlah pengguna yang telah mempercayakannya. 

Besaran Aplikasi

Review BukuKas dan BukuWarung

Sisi penilaian kedua adalah dari besaran ukuran aplikasi, seberapa besar ukuran dalam satuan MB (megabytes) yang harus kita siapkan agar aplikasi dapat terinstal di ponsel android kita.

BukuKas memiliki size 16 MB dan BukuWarung memiliki ukuran lebih kecil yakni hanya 14 MB saja! size yang cukup impresive dengan membawa beberapa fitur berguna didalamnya.

Keduanya memiliki ukuran yang terbilang sangat kecil hanya belasan MB, sangat jauh bila dibandingkan dengan aplikasi lain yang bisa sampai puluhan MB.

Size yang super kecil ini tentunya akan sangat sedikit memakan internal storage smartphone zaman now yang telah memiliki puluhan GB ruang penyimpanan.

Namun tentunya setelah menjalankan kedua aplikasi ini dalam beberapa hari terdapat perubahan size pada laporan penyimpanan internal karena telah bertambah size user data dan cache.

  • BukuWarung tercatat penggunaan size menjadi 33,42 MB dengan total penggunaan beserta cache dan user data 38,75 MB.
  • BukuKas tercatat membengkak dengan 38,83 MB size apps serta total storage mencapai 55,22 MB.

User Interface / tampilan pengguna

Sekarang kita berlanjut ke sesi penilaian berikutnya yakni dalam sisi tampilan pengguna atau bahasa kerennya user interface (UI) dan user experience (UX)

1. Pemilihan Warna

Pada sisi UI BukuKas memilih warna kuning sebagai identitas/color branding mereka, sedangkan BukuWarung lebih memilih warna Biru sebagai pilihannya.

Dalam ilmu Psikologi Warna sisi positif dari warna kuning memberikan kesan ramah dan hangat, warna biru menunjukkan rasa aman, percaya diri dan dapat diandalkan.

Pemilihan warna yang menarik dan tepat tentunya akan menjadi faktor penting dan krusial, dalam hal ini kenyamanan saat menggunakan aplikasi akan mendorong loyalitas pengguna lebih lama memakainya.

Seperti kita ketahui Warna kuning terlihat sangat mencolok mata, yang mana jika digunakan dalam waktu yang cukup lama sayang sekali dapat menimbulkan rasa yang tidak nyaman pada mata.

BukuWarung nampaknya cerdik dalam hal pemilihan warna karena terbukti warna biru merupakan pilihan tepat untuk membuat penggunanya nyaman berlama-lama menggunakan aplikasinya.

2. Pemilihan Icon Branding

Jika melihat icon yang dipilih oleh aplikasi BukuWarung sangat menggambarkan dunia UMKM dengan menampilkan icon berbentuk rumah yang terlihat seperti warung kecil.

BukuKas nampaknya lebih memilih icon yang jika diperhatikan agak membuat mengerenyitkan dahi alias tidak nyambung, pemilihan Icon Hewan Lebah dengan aksen kuning agaknya mengaburkan image branding ke aplikasi sebelah dengan segmen yang sangat jauh berbeda.

3. Tampilan Beranda Antar Muka

Review BukuKas dan BukuWarung

Perbedaan tampilan muka atau beranda kedua aplikasi ini sangat berbeda, aplikasi BukuWarung langsung dihadapkan pada tampilan fundamental tab transaksi, layout yang digunakan juga simple berupa fitur side menubar, dan bottom tab category.

Lain halnya dengan beranda BukuKas, halaman antar mukanya tampil menampilkan banyak menu serta tombol yang mungkin dapat membuat bingung dan ribet pengguna awam.

User Experience / pengalaman pengguna

Pada apps BukuWarung maupun BukuKas jika kita user baru atau pertama kali menginstalnya maka diharuskan login menggunakan nomor ponsel yang terdaftar.

Keduanya memiliki proses pendaftaran yang sama mudahnya, yakni cukup dengan menggunakan nomor ponsel yang aktif serta proses verifikasi OTP yang juga sama-sama telah mendukung via SMS maupun Whatsapp.

Verifikasi OTP via WA saat ini penting tersedia karena seperti kita ketahui kerap kali pada beberapa aplikasi lain terjadi kendala penerimaan sms OTP yang lambat, bahkan tidak sampai.

Setelah melewati proses pendaftaran selanjutkan kita akan sama-sama dipandu oleh tutorial pembuatan catatan keuangan pertama kalinya.

Panduannya pun sangat simple dan mudah dimengerti bahkan oleh orang yang awam pembukuan keuangan.

Masing-masing telah dilengkapi rincian detail seperti dapat menyertakan foto, nama, kategori, kontak pelanggan, stok barang, dsb.

BukuWarung nampak lebih unggul dalam hal layout tombol dan icon yang jauh lebih jelas dan to the point, tak ayal proses pembuatan catatan transaksi di BukuWarung terasa lebih cepat.

Fitur Unggulan

Dalam hal fitur tentunya keduanya tidak diragukan lagi telah sama-sama dibekali dengan fitur pencatatan keuangan fundamental, struk/invoice otomatis, pencatatan hutang piutang, infografis transaksi, detail berdasarkan waktu harian, mingguan, bulanan, dsb.

Dibawah ini adalah beberapa fitur unggulan yang bisa dibilang sebagai pembeda dari kedua aplikasi ini, apa saja ya?

Fitur Pembeda BukuWarung

  1. BukuWarung memiliki fitur yang cukup menarik diberi nama Bos Konter, disini kita dapat membeli Pulsa/Paket data/PLN/e-wallet langsung via aplikasi.
  2. Stiker Whatsapp, Fitur unggulan lainnya yang ditawarkan oleh BukuWarung adalah Sticker WhatsApp, stiker ini bisa kita dapatkan cukup dengan mencatat 5 buah transaksi di aplikasi BukuWarung.
    Sticker WhatsApp yang lucu dan unik ini dapat kita manfaatkan untuk berkomunikasi secara intens via WA dengan pelanggan.
  3. Terdapat Event menarik, dukungan pengelola dan komunitas nampaknya sangat menonjol dan solid, BukuWarung ternyata rutin menyediakan beberapa event yang menarik dan variatif, pada saat artikel ini ditulis terdapat event #juraganpanutan dengan total cuan 15juta yang dapat kita ikuti lho. Menarik bukan?
  4. Mode Kasir, mode ini sangat menarik perhatian CatatanDroid, mode kasir mengingatkan CatatanDroid dengan fitur milik apps besar G***z dan Gr*bM*****nt, tak heran BukuWarung cukup popular di komunitas bisnis UMKM karena fitur ini sekaligus cetak struk otomatis yang terintegrasi dengan Termal Bluetooth printer.
Review BukuKas dan BukuWarung

Fitur Pembeda BukuKas

  1. Fitur Buat link pembayaran khusus, fitur ini cukup menarik karena kita dapat membuat dan membagikan link permintaan pembayaran yang dapat kita bagikan ke pelanggan. Sayangnya link ini akan kedaluwarsa dalam jangka waktu 3 bulan sejak dibuat alias tidak permanen.
  2. Pembuatan QRIS, BukuKas menyediakan fitur layanan pembuatan kode QRIS untuk penggunanya, dengan mengharuskan menggunakan KTP sebagai syarat verifikasi dan kode QRIS akan aktif setelah menunggu 20 hari. 

Penutup dan Kesimpulan

Akhirnya sampai juga kita pada akhir pembahasan kali ini, sebagai kesimpulan Catatandroid kedua Aplikasi baik BukuKas maupun BukuWarung telah berhasil memberikan memudahkan para pelaku UMKM dalam hal pembukuan arus kas/transaksi mereka.

Fungsi mulia penuh manfaat ini patut mendapatkan apresiasi dan perhatian lebih oleh para pelaku usaha UMKM lainnya dengan cara menggunakan layanan mereka.

Karena dapat dipastikan dengan fitur-fitur yang ditawarkan akan semakin dapat memudahkan dalam memajukan usaha UMKM mereka.

Bagi CatatanDroid sendiri jika harus memilih sepertinya akan lebih memilih si-Biru BukuWarung, pertimbangan fitur unggulan yang memang jauh lebih unggul, serta tampilan yang simple, mudah dimengerti, serta membuat nyaman nampaknya lebih dari cukup untuk menjadi alasan hati ini memilih.

Semoga artikel perbandingan dua Aplikasi Pencatatan Keuangan BukuKas dan BukuWarung ini dapat bermanfaat bagi sobat pembaca yang mungkin tengah bingung dalam memilih mana yang terbaik dari keduanya.

Akhir kata Aplikasi mana yang sobat pilih?

Versi yang dicompare
(terupdate dari Google Play store 22 Oktober 2021)
BukuKas v 0.45.0
BukuWarung v 3.19.0

Share